Peringatan 10 Muharam dan Santunan Anak Yatim di Masjid Al-Karim Desa Liberia

  • Jul 15, 2025
  • Fikriyandi Ady Cahya Gaib, SE

Liberia, 12 Juli 2025 – Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, umat Islam di Desa Liberia dan sekitarnya memperingati Hari Asyura, 10 Muharam 1447 H, yang jatuh pada hari Sabtu, 12 Juli 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Al-Karim, Desa Liberia, dan dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial umat Islam terhadap sesama.

Acara mulia ini digagas oleh 7 Sangadi dari wilayah Liberia-Purworejo Bersatu, yang menunjukkan komitmen tinggi dalam mempererat ukhuwah Islamiyah serta menanamkan nilai-nilai keikhlasan dan kasih sayang dalam kehidupan bermasyarakat.

Rangkaian Kegiatan dan Kehadiran Tokoh Penting

Kegiatan dimulai ba’da Salat Dzuhur dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan tausiyah agama yang mengangkat makna 10 Muharam sebagai hari penuh keutamaan. Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim dari berbagai desa di wilayah Liberia dan Purworejo.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan pejabat daerah, di antaranya:

  • Hendra Damopolii, SH – Tenaga Ahli Bupati Bolaang Mongondow Timur sekaligus perwakilan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

  • Sarulan, S.Pd – Camat Modayag

  • Kapolsek Modayag

  • Danramil Modayag

  • Tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jama’ah kaum muslimin wal muslimat dari berbagai desa.

Dalam sambutannya, Hendra Damopolii menekankan pentingnya momen 10 Muharam sebagai ajang memperkuat solidaritas sosial, khususnya dalam memberikan perhatian kepada anak-anak yatim.

“Hari Asyura bukan hanya tentang sejarah, tapi juga momentum membumikan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahun,” ujar beliau.

Kolaborasi Pemerintah Desa dan Masyarakat

Inisiatif 7 Sangadi Liberia-Purworejo Bersatu mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Kehadiran unsur Forkopimcam Modayag menjadi simbol sinergi yang kuat antara pemerintah dan warga dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual yang seimbang.

Camat Modayag, Sarulan, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas solidnya koordinasi lintas desa serta semangat gotong royong yang masih sangat kuat di tengah masyarakat.

Penutup

Peringatan 10 Muharam dan santunan anak yatim di Masjid Al-Karim bukan hanya sekadar kegiatan keagamaan, namun juga manifestasi nilai-nilai kemanusiaan. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus menjadi tradisi tahunan yang menginspirasi dan memperkuat keimanan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.

 

 

#BOLTIMBANGKIT